ROKOK MEMBUAT KECANDUAN Nikotin adalah zat kimia yang membuat rokok memiliki candu. Itu candu yang sama yang terdapat pada heroin atau kokain. Merokok adalah kebiasaan yang tidak mudah dihentikan. Tubuh dan pikiran menginginkan dan membutuhkan nikotin. Bila seseorang telah merokok lebih dari 5 batang sehari, maka dia telah kecanduan. Nikotin adalah sebuah stimulus. Ketika tubuh mendapatkannya perokok merasa siap/segar dan percaya diri. Dan setelah 45 menit, nikotin mulai hilang, maka mereka akan merasa lelah dan sensitif (marah, tidak sabaran, gugup). Akan tetapi, jangan kira bila Kamu merokok mild maka tidak masalah. Justru ketika merokok mild, dengan tar/nikotin yang lebih rendah, akan membuat Kamu menghisap lebih banyak batang rokok untuk memenuhi kadar tar/nikotin yang diminta oleh tubuh Kamu. Ketika tidur kadar nikotin seorang perokok biasanya lebih rendah daripada saat beraktivitas. Oleh karena itu, seorang perokok biasanya memulai harinya dengan menyalakan sebatang rokok. Nikotin yang terkandung di dalamnya akan membuat si perokok terjaga. Seorang perokok bisa dikatakan kecanduan dengan cara melihat seberapa cepat dia menyalakan sebatang rokok setelah bangun. BAHAYA MEROKOK Penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari kegiatan merokok bisa bermacam-macam. Mulai dari serangan jantung, pendarahan pada otak, Stroke, kanker paru-paru, Bronchitis, sampai Emphysema. Saat seorang perokok menderita Bronchitis, maka saluran Bronchial-nya akan teriritasi. Ini menyebabkan produksi lendir yang berlebih. Lendir ini yang kemudian menutup saluran dan membuat perokok sering terbatuk-batuk. Emphysema adalah penyakit paru-paru yang belum ada obatnya. Emphysema menyebabkan pundi darah dalam paru-paru Kamu menjadi rusak dan menyebabkan kesulitan bernapas yang sangat serius. Seorang perokok berat juga meningkatkan kemungkinan untuk mengidap Peripheral Vascular Disease (PVD). Penyakit ini menyerang lengan dan kaki. Kemungkinan terburuknya adalah perlakuan amputasi (dipotong) pada lengan atau kaki si penderita. Seorang lelaki yang menderita Peripheral Vascular Disease (PVD) mungkin mempunyai permasalahan dengan kemampuan seksualnya. Karena tidak tersalurkannya darah dengan kadar oksigen yang tinggi ke alat kelamin laki-laki untuk melakukan ereksi. Stroke adalah salah satu penyakit yang mematikan juga. Stroke terjadi pada saat pembuluh darah di otak Kamu terhambat atau saat pembuluh darah meledak dan pendarahan dalam otak. Tim peneliti dari Cambridge University mempelajari hubungan antara rokok dan AMD (kelainan pada bagian macula di retina mata yang sering disebut age related macular degeneration). Mula-mula penderita kesulitan dalam membaca disertai dengan titik gelap di area pandangnya. Makin lama titik gelap tersebut makin besar sehingga penderitanya mengalami kebutaan. Dalam penelitian tersebut, mereka menemukan bahwa orang-orang yang hidup bersama perokok selama lima tahun akan resiko terkena AMD dua kali lipat daripada yang tidak. Sedangkan perokok rutin beresiko tiga kali lipat. Laporan ini dimuat dalam Journal of Opthalmology.
Posting Oleh : aridayu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar